Bandar Judi Bola Dunia – Wenger: Semangat Para Pemain Patut Dipuji

Bandar Judi Bola Dunia

Bandar Judi Bola Dunia –┬áSeperti yang telah diberitakan sebelumnya, dalam laga lanjutan Premier League yang dimana mempertemukan dua raksasa Premier League yakni Arsenal kontra Liverpool, kubu Arsenal harus menerima kenyataan pahit setelah kebobolan. Namun akhirnya dengan semangat yang pantang menyerah, anak asuh Arsene Wenger tersebut sukses menyamakan kedudukan dan mengakhiri laga dengan hasil imbang. Oleh karena itulah, Manajer The Gunners yakni Arsene Wenger ingin memberikan pujian yang setinggi langit untuk para pemainnya.

Arsenal harus tertinggal lebih dulu lewat dua gol Liverpool yang disarangkan oleh Luis Suarez dan disusul oleh gol Jordan Henderson. Dengan kedudukan tertinggal dua gol, para punggawa Arsenal ternyata tidak menyerah begitu saja. Lewat pertandingan yang sengit, kubu tuan rumah akhirnya bisa memperkecil ketertinggalan dan bahkan menyamakan kedudukan setelah Theo Walcott dan juga Olivier Giroud sama-sama menyumbangkan satu gol.

Wenger yang berada di sisi lapangan dan melihat perjuangan anak asuhnya tersebut merasa bangga dan lantas melontarkan pujian untuk anak asuhnya tersebut. Wenger juga tidak lupa mengatakan bahwa pertandingan melawan Liverpool merupakan salah satu laga yang luar biasa dan penuh tensi yang tinggi.

“Terus terang para pemain kami bermain dengan luar biasa. Terutama ketika kami memegang bola dan menyerang mereka. Namun kami terlihat gugup ketika bertahan.” ujar Wenger kepada Situs Judi Bola di Indonesia.

“Akan tetapi, para pemain tetap bisa memperlihatkan gaya permainan kami dan kualitas yang kami miliki. Mereka sukses mencetak dua gol untuk membuat laga menjadi seimbang dan semangat pantang mundur mereka patut dipuji. Kami memiliki kans untuk mencetak gol ketiga namun kami juga bisa saja menelan kekalahan.” lanjutnya.

“Oleh karena itulah saya bilang bahwa ini merupakan salah satu laga yang menarik dan luar biasa.” tutup Wenger. (DS) yang dilansirkan dan dikutip oleh Judi Bola Eropa.

Comments are closed.